PapuaKini - Jenazah Mako Tabuni, salah satu koordinator Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang tewas tertembak aparat keamanan saat hendak ditangkap Kamis (14/6), direncanakan dimakamkan di Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura,Jumat (15/6).
Sekretaris Komnas HAM Papua Fritz Ramanday mengatakan jenazah korban saat ini sudah berada di pos 7 dan akan segera dimakamkan di Pos 7 Sentani sesuai kesepakatan dengan pihak keamanan.
Jenazah Mako Tabuni sebelumnya disemayamkan di ruang jenasah RS Polri Bhayangkara Kotaraja dan Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIT dibawa keluarga untuk disemayamkan.
Kapolda Papua Irjen Pol BL Tobing sebelumnya mengatakan, korban terpaksa ditembak anggota karena saat ditangkap melawan dan berusaha merebut senjata.
"Padahal sebelumnya anggota sempat meminta korban untuk ikut guna dimintai keterangannya namun yang bersangkutan menolak bahkan meminta kepada anggota menunjukkan surat perintah sambil berusaha melarikan diri," jelas Kapolda Papua seraya menambahkan, saat melarikan diri itu korban dikejar hingga tertangkap namun melawan dan berupaya merebut senjata hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas.
Menurut Kapolda Papua, saat itu ditubuh korban ditemukan sebuah senjata jenis Taurus dengan enam peluru dan didalam tasnya ada 16 peluru kaliber 38.
"Kami sebelumnya sudah memperoleh informasi kalau korban memiliki senjata api dan akhirnya terbukti," kata Irjen Pol Tobing.
Mako Tabuni merupakan salah satu orang yang dicari Polda Papua sehubungan kasus pengrusakan dan pengeroyokan yang terjadi di kota Jayapura dan sekitarnya.( medin )
Berita Populer
-
PapuaKini - Wartawan di Padang, Sumatera Barat menjadi korban kekerasan aparat Marinir TNI Angkatan Laut saat meliput. Anggota Komisi III...
-
PapuaKini - Upaya pemerintah Indonesia membentuk Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B) guna meningkatkan...
-
PapuaKini - Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya meringkus kawanan perampok yang beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya....
-
PapuaKini - Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution menyatakan kepolisian akan mengamankan pengembalian tiket ko...
-
PapuaKini - Mahasiswa Papua meminta pemerintah tidak asal menuduh warga Papua sebagai penyebab gangguan keamanan di Papua. Pemerintah dide...
05.40
Unknown

Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar