PapuaKini - Wakil Ketua Komisi III, Nasir Djamil menilai aparat kepolisian belum mampu menyelesaikan dan menemukan akar permasalahan penembakan yang acapkali terjadi di Papua.
Hal ini berkaitan dengan adanya penembakan terhadap warga negara Jerman yang dilakukan oleh orang tidak dikenal di Papua, kemarin.
"Soal keamanan di Papua, sepertinya Polisi tidak mampu melakukan pengamanan, tidak hanya terhadap warga di Papua, tapi juga terhadap warga asing," tuturnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/05/2012).
"Pihak kepolisian juga belum mampu menemukan akar permasalahannya. Jadi ini soal yang harus diantisipasi oleh kepolisian di Papua," lanjutnya.
Nasir sendiri mengaku sangat menyayangkan kinerja aparat kepolisian di Papua. Pasalnya, anggaran untuk kepolisian memiliki jumlah yang tidak bisa dibilang sedikit.
"Yang kita sesalkan kenapa kemudian polisi tidak memberikan perhatian di Papua. Karena selain isu keamanan, isu politik juga sangat besar. Padahal anggarannya besar," imbuhnya.
Politikus PKS ini menambahkan, jika memang aparat kepolisian tidak mampu memberi pengamanan kepada seluruh masyarakat yang ada di Papua, seharusnya polisi memberikan rambu-rambu tertentu jika memang terjadi kemungkinan adanya kerusuhan di sana.
"Polisi itu memang juga tidak bisa memberi pengamanan langsung kepada semua yang datang di Papua. Tapi Polisi kan juga bisa memberikan rambu-rambu jika ada bahaya," imbaunya.(OkeZ)
Berita Populer
-
PapuaKini - Situasi Kota Jayapura mencekam, pasca penembakan Polisi terhadap warga sipil, Kamis 7 Juni sekitar pukul 08.30 WIT, Di Jalan...
-
PapuaKini - Untuk menyelesaikan seluruh permasalah dan konflik yang berkepanjangan di Papua memang pelur dilakukan dialog dengan semua pih...
-
PapuaKini - Ketua Umum (Ketum) Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Bucthar Tabuni, Kamis (7/6) pukul 15.00 WIT diciduk oleh Tim Buru Serg...
-
PapuaKini - Aksi pengeroyokan terhadap dua anggota TNI AD terjadi di Papua. Korban pengeroyokan yakni Pratu Ahmad Sahlan (25) dan Pratu S...
01.33
Unknown

Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar