PapuaKini - Polda Papua telah mengetahui identitas pelaku penembakan warga Jerman bernama DR. Pieter Dietmar Helmut di Pantai Base-G, pekan lalu.
Hal itu diungkapkan Kapolda Papua Irjen (Pol) Drs. BL Tobing didampingi Kabid Humas Polda Papua AKBP Johannes Nugroho Wicaksono ketika menyampaikan keterangan di Aula Mapolda Papua, Jayapura, Rabu (6/6) petang.
Jenderal Bintang Dua ini menyatakan, pihaknya selanjutnya secara bertahap mulai melakukan penyidikan yang lebih mengarah kepada penindakan hukum. Namun demikian, untuk kepentingan penyidikan pihaknya belum menyebutkan inisial dan identitas pelakuya. “Kita sudah sama memaklumi siapa oknum ini yang harus kita minta pertanggung jawab baik secara hukum maupun secara moril dari dampak yang terjadi selama ini,” ujar dia. Karenanya, kata Kapolda, pihaknya mempunyai komitmen untuk menguraikan semua aksi penembakan, pembunuhan dan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa. “Kita sudah melihat trend kegiatan selama ini mulai hari ini semua sudah kita kerahkan dalam meringkus orang-orang ini. Tapi jangan sampai meninbulkan korban dari masyarakat yang tidak terlibat dalam masalah ini,” imbuhnya.
Kapolda mengatakan, Tim Identifikasi Labolatorium Forensik Makassar telah melakukan olah TKP di Pemakaman Waena pada Selasa (5/6) pukul 17.00 WIT sekaligus mengindentifikasi ada 1 unit motor yang diduga milik korban pembunuhnan mahasiswa di Perumnas III. “Mengenai keterkaitan kasus ini dengan kasus - kasus penembakan dan pembunuhan sebelumnya kini masih didalami dan penyelidikan lebih lanjut,” imbuh dia.(Binpa)
Berita Populer
-
PapuaKini - Situasi Kota Jayapura mencekam, pasca penembakan Polisi terhadap warga sipil, Kamis 7 Juni sekitar pukul 08.30 WIT, Di Jalan...
-
PapuaKini - Untuk menyelesaikan seluruh permasalah dan konflik yang berkepanjangan di Papua memang pelur dilakukan dialog dengan semua pih...
-
PapuaKini - Ketua Umum (Ketum) Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Bucthar Tabuni, Kamis (7/6) pukul 15.00 WIT diciduk oleh Tim Buru Serg...
-
PapuaKini - Aksi pengeroyokan terhadap dua anggota TNI AD terjadi di Papua. Korban pengeroyokan yakni Pratu Ahmad Sahlan (25) dan Pratu S...
09.44
Unknown

Posted in: 

0 komentar:
Posting Komentar